Perkembangan
zaman saat ini sudah tidak bisa kita bendung. Terutama kemajuan teknologi yang
semakin pesat. Berbagai pekerjaan dapat dilakukan dengan mudah dan cepat.
Misalnya, berbelanja tanpa keluar dari rumah namun barang yang diinginkan
sampai ditangannya. Tidak memiliki motor bisa memesan ojek online untuk
sampai tujuan. Sudah seharusnya semua orang bisa menikmati hal itu.
Terlihat
dengan jelas bahwa kemajuan ini salah satunya dikarenakan adanya gadget.
Cukup dengan adanya sinyal internet semua pemilik gadget bisa melakukan
banyak hal, seperti hal di atas tadi. Memiliki gadget akan membuat
seseorang bermain dengan berbagai media sosial. Terlebih saat ini telah muncul
banyak media sosial. Bahkan satu orang bisa mempunyai beberapa akun untuk
mengakses media sosialnya.
Media
sosial (medsos) penggunanya telah mendunia. Tanpa kenal batas usia dan tempat,
medsos kini telah masuk ke berbagai lini kehidupan. Anak-anak kecil sekarang
bukan hanya bisa bermain game di gadget yang dipegangnya.
Buktinya tidak sedikit dari mereka yang viral di medsos. Bahkan ada juga yang
sudah lansia (kakek-nenek) namun tetap eksis di medsos. Tentu
peristiwa-peristiwa ini perlu disikapi dengan tepat.
Orang
tua memiliki peranan penting dalam apapun terhadap anaknya. Termasuk juga
mereka harus mengenal medsos dan mampu untuk membimbing anaknya dalam
menggunakan medsos. Walaupun mereka sibuk dengan berbagai pekerjaannya, mereka
tetap harus memantau anaknya. Banyak orang tua yang berhasil mengarahkan
anaknya dalam menggunakan medsos. Akan tetapi tidak sedikit pula dari mereka
yang gagal dalam mendidik anaknya tentang bermedsos. Tentu tidak ada orang tua
yang ingin anaknya melakukan keburukan. Maka dengan hanya mengenalkan anaknya
pada medsos tanpa membimbingnya, itu sudah selangkah lebih maju dalam
keburukan. Bisa juga orang tua memantau sang anak lewat medsosnya. Sehingga
dimanapun dan kapanpun anak akan berada dalam pengawasannya.
Selanjutnya,
pengguna medsos harus menerapkan aturan bahwa dalam bermedsos ada juga taficlight
atau rambu-rambu. Sama halnya dengan rambu-rambu lalu lintas yang berada di
jalan, bermedsos harus mematuhi aturan rambu-rambu. Rambu-rambu dalam medsos
juga ada tiga; warna hijau, kuning, dan merah. Warna hijau diartikan sebagai perbuatan
atau hal yang boleh dilakukan. Warna kuning berarti perintah untuk
berhati-hati. Sedangkan warna merah adalah larangan untuk tidak melakukan suatu
hal. Misalkan mendapatkan berita yang tidak jelas sumbernya, berarti ini
rambu-rambu warna kuning. Artinya hal tersebut harus diteliti dahulu, jangan
langsung menekan share diberbagai akun medsosnya. Tentu pengguna
yang berhasil mematuhi rambu-rambu
tersebut akan selamat atau menuai kebaikan pada dirinya dan orang lain. Sama
persis dengan rambu-rambu yang berada di jalan raya.
Selain
itu, pengguna medsos tidak boleh andil hanya dengan dalih ikut-ikutan orang.
Pengguna medsos telah mendunia, maka bermedsos harus mempunyai tujuan yang
jelas dan bermanfaat. Karena semua orang bisa mengakses berbagai hal dari orang
lain tanpa mengenal orang tersebut. Sudah seharusnya pengguna medsos, terlebih
mereka yang aktif di dunia maya bisa menebar berbagai hal positif terhadap
dirinya dan orang lain. Disamping itu juga harus mampu mencegah hal-hal negatif
bagi dirinya dan orang lain.
Demikian
uraian di atas, disebutkan bahwa pentingnya belajar bermedsos. Hal ini
dikarenakan pengguna medsos yang telah mendunia. Menggunakan medsos harus
menebar kebaikan bagi dirinya dan orang lain dan mampu mencegah keburukan
datang.(Ahmad Sangidu, Juara II Lomba Essay DEMA FT)

0 komentar:
Posting Komentar